Summio

Buku

Metode Kualitatif dan Riset Kebijakan Kesehatan

Ini mengeksplorasi hubungan kompleks antara penelitian kualitatif dan metode ilmiah, menantang pandangan tradisional dan mengusulkan pemahaman prosedural tentang sains.

28 mnt baca4.8 / 5

Tersedia dalam

Pratinjau ringkasan

Sains Itu Soal Gimana Caranya: Menjelajahi Riset Kualitatif dan Pencarian Pengetahuan

Hei, teman-teman! Yuk, kita nyelam ke topik yang seru banget, tapi kadang bikin bingung: gimana sih riset kualitatif itu nyambung sama konsep "sains"? Kata "sains" itu kadang kedengeran serem ya, kayaknya cuma buat urusan lab, tabung reaksi, sama rumus-rumus rumit. Tapi gimana kalau aku bilang, sains itu lebih ke cara kamu melakukan sesuatu daripada apa yang kamu pelajari? Nah, ini nih yang mau diangkat sama Elizabeth Murphy dan Robert Dingwall. Intinya, mereka bilang, riset kualitatif itu bukan sepupu anehnya sains, tapi punya tempat yang sah, dan ini cara kita mikirinnya biar masuk akal.

Pendahuluan: Di Bawah Sorotan Sains

Jadi, bayangin deh: kamu seorang peneliti kualitatif. Kamu lagi wawancara orang, ngamatin perilaku, ngulik banget pengalaman dan makna di balik tindakan mereka. Semuanya kaya, bernuansa, fokusnya ke kenapa dan bagaimana di balik kelakuan manusia. Terus, muncullah pertanyaan, seringkali dari orang-orang yang kental sama sains eksak: "Ini beneran sains nggak sih?" Selama ini, peneliti kualitatif seringkali agak ragu-ragu buat ngaku "sains". Kayak jalan di atas telur, takut salah langkah atau nggak memenuhi kriteria yang nggak kelihatan, super ketat. Beberapa orang, yang disebut penulis sebagai aliran "benar-benar tepat" (ya, ini agak nyindir dikit), malah bawa kehati-hatian ini ke ujung ekstrem. Mereka kayak buang semua yang udah ada, bilang sains itu udah ketinggalan zaman banget. Mereka bahkan bisa ngutip orang kayak Tyler (1986) yang