Pratinjau ringkasan
Kejatuhan 'Angel': Kisah Tragis Victoria's Secret dan Pelajaran Berharga
Halo, teman-teman! Hari ini kita bakal ngobrolin sesuatu yang seru tapi juga agak sedih nih. Kita mau bahas tuntas soal brand yang pernah jadi rajanya dunia lingerie, Victoria's Secret. Ingat kan dulu gimana hebohnya acara fashion show mereka yang penuh 'angel', sayap megah, dan bintang-bintang top dunia? Rasanya kayak mimpi yang nggak bakal berakhir. Tapi, kok bisa ya brand sekuat itu tiba-tiba terpuruk? Apa sih yang salah? Yuk, kita kupas satu per satu, kenapa brand yang dulu dicintai miliaran perempuan ini malah jadi bulan-bulanan kritik, dan apakah mereka masih punya harapan buat bangkit lagi.
Awal Mula yang Tak Terduga: Lahirnya 'Angel' dari Ketidaknyamanan
Cerita Victoria's Secret ini unik banget, lho. Dimulai di tahun 70-an, era yang cukup konservatif di Amerika Serikat. Ada seorang lulusan bisnis keren dari Stanford, namanya Roy Raymond. Suatu hari, dia punya niat baik nih, mau beliin hadiah lingerie buat istrinya. Tapi, pas masuk toko pakaian dalam biasa, dia malah merasa nggak nyaman banget. Bayangin aja, di zaman itu, beli pakaian dalam itu urusan yang sangat pribadi, apalagi kalau yang beli cowok. Raymond merasa kayak orang aneh, diliatin sama penjaga toko dan pembeli lain. Duh, awkward banget pasti! Pengalaman yang nggak enak ini ternyata jadi inspirasi besar buat Raymond. Dia mikir, kok nggak ada ya tempat yang nyaman buat orang, terutama cowok, buat beli lingerie yang bagus dan cantik? Nah, dari sinilah ide briliannya muncul. Di tahun 1977, Raymond bareng istrinya akhirnya buka
