Summio

Buku

Bisa Saja Dia

Seekor anjing yang hilang mengarah pada hilangnya seorang wanita dan sebuah rumah dengan rahasia kelam yang terkubur dalam thriller terbaru Lisa Jewell yang mencekam.

18 mnt baca4.7 / 5

Tersedia dalam

Pratinjau ringkasan

"It Could Have Been Her": Menyelami Lebih Dalam Thriller Terbaru Lisa Jewell

Lisa Jewell, nama yang identik dengan ketegangan psikologis yang mencekam, sekali lagi menghadirkan mahakarya ketegangan dalam novel terbarunya, "It Could Have Been Her." Buku ini bukan sekadar cerita 'siapa pelakunya'; ini adalah eksplorasi labirin tentang rahasia yang terkubur, masa lalu yang traumatis, dan hubungan tak terduga yang mengikat orang, seringkali dengan cara yang paling tidak terduga dan berbahaya. Intinya, ini adalah kisah yang dimulai dengan peristiwa sederhana, hampir biasa – seekor anjing yang hilang – namun dengan cepat berubah menjadi investigasi mengerikan yang memaksa protagonis, Jane Trevally, untuk menghadapi masa lalu yang ia kira telah lama ia kubur.

Premis: Anjing Hilang, Gadis Hilang, Rumah Berhantu

Narasi dimulai pada hari yang tampak damai bagi Jane Trevally. Saat sedang mengajak anjing-anjingnya berjalan-jalan di perkebunan luasnya, seekor terrier kecil berwarna putih tiba-tiba muncul, sendirian dan tanpa pemiliknya. Anjing itu jelas tersesat, dan Jane, yang berjiwa penyayang, langsung merasa khawatir. Kekhawatiran itu meningkat ketika ia mengetahui bahwa gadis remaja yang sedang menjaga terrier itu kini dilaporkan hilang. Ini bukan sekadar kasus hewan liar; ini adalah katalisator untuk misteri yang jauh lebih besar dan lebih mengerikan. Jane, didorong oleh rasa tanggung jawab dan mungkin hubungan yang lebih dalam namun belum diakui, menawarkan diri untuk mengembalikan anjing itu kepada pemilik terdaftarnya. Perjalanan membawanya berjam-jam jauhnya ke London, ke sebuah properti bobrok yang dikenal sebagai Thornwood, yang terletak