Summio

Buku

Hak Asasi Manusia dan Politik Gender

Mengupas tuntas hubungan rumit antara feminisme dan diskursus hak asasi manusia, serta bagaimana prinsip 'hak perempuan adalah hak asasi manusia' diimplementasikan di kancah global, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

25 mnt baca4.7 / 5

Tersedia dalam

Pratinjau ringkasan

Hak Perempuan Itu Hak Asasi Manusia: Selami Isunya, Pahami Konteksnya!

Hei, teman-teman! Pernah nggak sih kalian denger slogan yang kelihatannya simpel tapi maknanya dalem banget: "hak perempuan itu hak asasi manusia"? Nah, ini tuh udah jadi semacam mantra di gerakan perempuan selama bertahun-tahun. Kedengarannya lugas banget, ya? Tapi, kayak kebanyakan hal yang kelihatan simpel, di baliknya tuh ada lautan kompleksitas yang bikin kita geleng-geleng kepala. Intinya, pembahasan kita kali ini bakal ngajak kamu buat ngebongkar slogan ini. Kita bakal liat gimana para feminis di seluruh dunia tuh "nyolong" ide hak asasi manusia yang universal itu buat dibalut sama perjuangan hak-hak perempuan. Keren sih idenya, tapi pas diterapin di lapangan, wah, ceritanya jadi seru dan kadang bikin pusing tujuh keliling. Buku yang jadi bahan obrolan kita ini (atau lebih tepatnya, analisis dari buku itu) bakal ngasih kita